Kamis, 17 Desember 2015

HIKMAH ; SETENGAH ISI SETENGAH KOSONG



Sebuah gelas berisi air setengah dapat dijadikan sebuah pelajaran atau hikmah tergantung dari sisimana melihatnya. Sebahagian orang akan melihat gelas itu dari sisi kosongnya, sehingga kata-kata yang muncul “wah sudah habis separoh airnya atau cuman separoh airnya”. Sedangkan sebahagian yang lain memandang dari segi isinya sehingga kata-kata yang muncul alhamdulillah airnya masih sisa separoh.
Nah dari contoh diatas kita pahami bahwa dari suatu benda yang sama beragam cara pandang yang akan didapati. Ada yang berpandangan positif ada yang berpandangan negatif. Orang yang berpandangan negatif biasanya selalu mengujat, mencela sesuatu yang dilihat. Sedangkan orang yang berfikiran positif selalu bersyukur dan mengambil hikmah atau pelajaran dari yang dilihat.
Tanpa disadari sebenarnya cara pandang itu akan berpengaruh kepada orangnya. Orang yang berfikiran negatif sejatinya sedang mengundang energi negatif masuk kedalam kehidupnnya. Sedngkan orang yang berfikiran positif sejatinya mengundang energi positif masuk kedalam dirinya. Contohnya dua orang pasien rumah sakit. Pasien A memndang sakit itu adalah sebuah ujian tuhan yang deberikan kepada hambanya sebagai penggugur dosa untuk hmbanya sehingga ia menghadapi sakit itu dengan sabar. Sehingga meskipun badannya dalam keadaan sakit tapi jiwanya tetap sehat. Sedangkan pasien yang kedua menghadapi sakit dengan keluh kesa dan penuh upatan. Sehingga sakitnya itu semakin tambah parah dirasanya. Kenapa tidak karena dianya sedang sakit ditambah lagi dengan sakit jiwanya, karena keluh kesa dan umpatan tadi.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar